Percakapan Kocak Yang Keluar Dari Rakyat Jakarta

Guys, hari ini gw pengen bagi2 percakapan kocak rakyat Jakarte dari buku yang gw punya. Langsung di simak aja ye....




Ah, tapi Dia Terlalu Berotot

Pelayan: "Silakan, mau pesan apa?"
Pelanggan: "Itu yang dimasak di depan kayaknya
enak. Namanya apa?"
Pelayan: "Oh, itu namanya Bang Saepul..."

Rumah makan Aceh di Jakarta, didengar oleh pelanggan lain
yang berpikir si pelayan kebanyakan makan sambal ganja.



Lumayan Buat Atraksi

Pelayan: "Mas, makanannya sudah boleh saya
angkat?"
Pelanggan: "Iya, angkat aja mas. Tapi jangan lama - lama
ya... Saya belum selesai makan."

Restoran di Tebet, didengar oleh pelanggan lain yang
menunggu ada piring melayang. 



Beberapa Informasi Sebaiknya Tidak Diumumkan

Lelaki Setengah Baya: "Hmmm, es kelapanya gak
enak. Rasanya kayak sperma."

Kantin di Salemba, didengar segerombolan orang yang malas
membayangkan dari mana dia tahu rasanya.



Yang Penting Ngerepotin Dulu

Teman #1: "Punya seribuan lima gak?"
Teman #2: "Gak ada, dia punya kali."
Teman #1: "Lo punya seribuan lima gak?"
Teman #3: "Gak ada."
Teman #4: "Eh, ada nih... Lo mau tuker uang ya?"
Teman #1: "Nggak kok, cuma mau minta
selembar."

Didengar oleh semua teman yang ingin membagi anak itu 
menjadi lima lembar.



Nah, Kalo Gitu Lain Soal!





Teman #1: "Temen gua juga ada yang ngajak bisnis,
tuh. Modal dia sih, lumayan kuat setahu gue.
Lumayan tajir."
Teman #2: "Bisnis apa?"
Teman #1: "Dia sih ngajaknya makanan."
Teman #2: "Wah, berat Sob."
Teman #1: "Ya udah, makanan ringan aja."

Jakarta, didengar oleh Teman #2 yang membatalkan semua 
rencana berbisnis dengan Teman #1



Kan, Lulusan S-3 Ilmu Angkotan!

Pengendara Motor Gak Sabar: "Maju dong! Dasar
bego!"
Sopir Angkot Intelektual: "Kalo gue bego, gue gak
bakal jadi sopir angkot tau!"

Di bawah flyover Depok, didengar oleh penumpang angkot 
yang tiba - tiba mempertanyakan pendidikan yang dia jalani selama ini.



Saya Baru Bisa Keluar 3 Tahun Lagi

Bapak Pengemudi: (bayar parkir) "Kok loketnya
dikasih kerangkeng sih Mbak?"
Petugas Parkir: "Biar saya nggak kabur."

Sebuah mal di BSD, didengar oleh keponakan yang meng-
urungkan niatnya untuk bekerja di Jakarta.



 Oh, Oh, Kamu Ketahuan...

Cowok Matre: "Percaya deh Sayang... Aku cinta
kamu apa adanya."
Cewek Tajir: (sinis) "Bukan karena ADA APA-nya?"

Didengar oleh seseorang yang ikut merasa tertohok.


  
Udah Disiapin Kamarnya

Teman #1: "Eh, udah magrib nih. Kita salat dulu
yuk."
Teman #2: "Nggak ah, gue lagi males. Titip salam
aja buat Allah." 
Setelah selesai... 
Teman #2: "Udah salat? Gimana, salam gue udah
disampein?" 
Teman #1: "Udah, udah gue sampein. Dia bilang,
'Kapan pulang?'"

Didengar oleh teman lain yang menunggu petir menyambar.



Ih, Mas Kepo Berat!

Penjual: "Ayo, silakan. Nyari apa Dek?"
Pembeli: "Ada deh... Kasih tau nggak ya?" (pergi tak
acuh)

Pasar Mayestik, didengar teman pembeli yang langsung kasih-
an melihat muka sebal penjual.



Kan, Harga Bensin Naik!

Cowok: "Pak, gerobaknya rusak?"
Tukang Nasi Goreng: "Nggak, ini baru kok Pak."
Cowok: "Kok didorong?"

Didengar oleh dua teman yang ingin mendorong cowok itu
ke jurang terdekat.



Secara Teknis, Jawabannya Benar sih...

Dua orang perempuan sedang ngobrol dalam Angkot.
Perempuan #1: "Eh, bentar. Gue angkat telepon
dulu ya, nanti kita lanjutin lagi."
Perempuan #2: "Oke."

(beberapa menit kemudian)
Perempuan #1: "Jadi, sampai di mana kita?" 
Sopir: "Terogong"

Terogong, didengar oleh kedua penumpang yang jadi lupa
topik pembicaraan sebelumnya.



Silakan Lompat loh Mas, Daripada Malu

Cowok: "Turun di mana Mbak?"
Cewek: "Di stasiun Mas."

KRL Jabodetabek, didengar penumpang satu gerbong yang
yakin si cowok akan kabur di stasiun terdekat.



Selama Ini Dialah Satu - Satunya yang Mengerti Saya

Setelah mengemudi beberapa lama, sopir Kopaja
menghentikan mobilnya dan menengok ke belakang.
Sopir: "Kenek saya mana, ya?"

Di depan BI, didengar oleh penumpang yang ingin menepuk -
nepuk pundak si sopir untuk menghiburnya.



Dan Jangan Belajar, Nyontek Aja 

Sepupu: "Kamu suka pelajaran Fisika gak?"
Anak: "Gak suka, abis bosenin. Kalo lagi bosen,
biasanya aku tidur di kelas."
Ayah: "Oh, masih mending. Dulu waktu Ayah
sekolah, kalo lagi bosen, Ayah bolos aja."

Didengar oleh si Ibu yang memutuskan untuk menjauhkan
si anak dari ayahnya... Setidaknya sampai si anak lulus
kuliah.



Euh... Itu Gara - Gara Paman Kamu

Anak: "Ma, kok rambut Mama banyak yang putih?"
Ibu: "Ini namanya uban. kalo kamu nakal, uban
Mama tambah satu. Makanya Adek jangan bandel,
nanti rmabut Mama putih semua."
Anak: "Rambut Nenek kok putih semua Ma?"

Didengar oleh sang Ayah yang jadi penasaran akan kelakuan
Istrinya waktu kecil.



Buat Menghapus Diri, Gitu?

Nenek: "Dek, tolong bilangin Kakak, Nenek mau
pinjam penghapus."
Adik: (ari ke kamar kakaknya) "Kaak! Nenek mau
mampus!"

Didengar oleh si kakak yang segera lari tergopoh - gopoh
membawa kotak P3K



Perjalanan Menembus Waktu

Bapak: "Yuk, turun. Udah sampai Senen"
Anak: "Ini baru Minggu Papa..."

Bus Transjakarta, didengar oleh penumpang yang bersyukur
waktu kecil rajin minum ASI.



Itu Kode Rahasia Antarkeluarga

Kakak: "Dek, besok jangan lupa bawa yang kamu gak inget ya!"

Kebayoran Baru, didengar oleh seseorang yang teringat apa yang dia ingat.



Eh, Jangan Lupa Kunci Rumahnya, Ya...

Tamu: "Wah, udah malem nih..."
Pemilik Rumah: "Oh, ya udah. Pulang dulu ya..."
Tamu: "Oke, ati - ati ya... Daaah!"

Bekasi, didengar Ayah si pemilik rumah yang ingin Anaknya
tidak sering - sering pergi.



Sangat Konsisten

Anak Kecil: (suara keras) "Ibu, kenapa orang itu gemuk sekali?"
Ibu: (diam) 
Anak Kecil: "IBU! Kenapa orang itu GEMUK?"
Ibu: "Sssst, diam..." (sambil mencubit sedikit)
Anak Kecil: (semakin keras) "IBU! SAKIT! (diam
sejenak) Kenapa orang itu GEMUK?"

Angkot di Depok, didengar oleh seisi angkot yang biru menahan tawa.



Makanya, Saya ke Salon



Bocah 5 Tahun: "Tante, Tante... kok mukanya
busuk?"

Salon di Jakarta, didengar oleh Ibu si bocah yang langsung
meminta maaf dan pergi seketika.



Gak Pake Foto, kan?

Anak Kecil: (menunjuk nisan dengan gembira)
"Abang, eh Abang! Ada nama Abang di sini loooh!"

Sebuah TPU, didengar oleh sang Kakak yang
mendadak jadi pengen sate seratus tusuk.



Ya, Maklumlah...

Cucu Sopan: "Nek, minal aidzin Nek."
Nenek: "Heh, minta idzin mau ke mana kamu? Baru
dateng juga!"

Puloraya, didengar oleh hampir semua saudara yang bilang,
"Benar, Nenek sudah tua..."



Like Father, Like Son

Ibu: "Ketahuan ya, kamu nonton VCD porno!
Dapet dari mana kamu?" 
Anak: "..."
Ibu: "HEH! MAMA NANYA KAMU DAPET DARI
MANA! DARI TEMEN KAMU?"
Anak: "... Itu aku nemu di lemari Papa, Ma."

Didengar oleh kakak yang langsung pura - pura tidak mendengar.



Dan, Orang Bilang Ngobrol di HP Itu
Bikin Kecanduan

Dua orang ibu - ibu berpapasan di pusat perbelanjaan.
Jeng #1: "Jeng X! Halo!"
Jeng #2: "Ya ampun, Jeng Y!"
Jeng #1: "Apa kabar?"
Jeng #2: "Kabar baik. Lagi di mana?"

Plaza Senayan, didengar oleh anak salah satu Jeng yang akan
mencari tahu isi tagihan telepon seluler Ibunya.



Bener - Bener Anak Mama

Ibu Muda yang Baru Melahirkan: "Aduuuh, suster!
Itu anak siapa sih yang nangis? Berisik banget!"
Suster: "Itu... anak Ibu."

Rumah sakit bersalin di Jakarta, didengar oleh suster yang 
merasa kasihan dengan bayi tersebut.



Inget, Harga BBM Sudah Naik!

Anak Kecil: (kebelet) "Ma, mau pipis!"
Ibu: (sibuk belanja baju) "Gak boleh! Mama lagi ga
ada duit!"

Mal pondok Indah, didengar oleh seseorang yang tergerak
hatinya ingin membelikan botol.



Semoga Langgeng nan Abadi

Dalam antrean pelayat yang ingin mengucapkan
belasungkawa. 
Pelayat: "Selamat ya, Mas."

TPU Tanah Kusir, didengar oleh pelayat lain yang ingin
sembunyi di belakang nisan dan tertawa.



Asik deh Ma! Rasanya Kayak Terbang

Ibu Muda: "Anak Mama sayang, tadi kamu
belajar apa di sekolah? Tadi belajar prakarya kan?"
Anak Umur 5 Tahun: "Iya Mama. Tadi aku belajar ngelem."

Didengar oleh teman - teman si ibu yang terbayang - bayang
masa depan sang anak.



Ih, Curang! Mainnya Pake Backing-an

Dua orang anak kecil sedang bermain pedang - pedangan.
Anak #1: "Aku tusuk kamu!"
Anak #2: "Aku tangkis!"
Anak #1: "Aku tusuk lagi!"
Anak #2: "Aku tangkis lagi!"
Anak #1: "Ih, kan tangkisan kamu udah aku buang!"
Anak #2: "Aku ambil lagi!"
Anak #1: "Nggak bisa, kan udah dimakan harimau!"
Anak #2: "Itu kan harimau Papaku. Tinggal suruh muntahin..."
Anak #1: "Kan, udah mati harimaunya gara - gara nelen tangkisan..."
Anak #2: "Tinggal minta beliin Papa..."
Anak #1: "PAPAMU KAN, MONYET!"

Perumahan di Jakarta, didengar sebagian warga yang mulai
buka meja taruhan.



 Soalnya Mama Udah Punya yang Baru...

Anak #1: (melihat lego anak #2) "Ih, kamu punya
gigolo ya?"
Anak #2: "Iya, baru dikasih Mama kemarin."

Didengar oleh Ayah si Anak #2 yang ingin segera memeriksa
data pengeluaran istrinya.



Silakan Cek Agenda Saya

Atasan: "Ini harus selesai hari ini ya. Soalnya lusa
sudah harus masuk majalah."
Desainer Yang Tidak Sabar Ingin Pulang: "Besok 
kan masih bisa sekalian minta ACC."
Atasan: "Gak bisa! Besok saya sakit, jadi gak masuk kantor."

Kantor di Roxy Mas, didengar oleh satu ruangan yang esok
serempak kena cacar air.


Jangan Lupa Ambil Nomor Antrean

Karyawan #1: (mengetuk pintu WC)
Karyawan #2: (dari dalam WC) "Masuk"

Perkantoran di Jakarta, didengar oleh seseorang yang berpikir
kalo Karyawan #2 sudah memindahkan mejanya ke WC.



Ya, Biar Jelas Identitasnya Gitu

Teman #1: "Kok lo gk pake batik hari ini? Kan lo orang Jawa?"
Teman #2: "Lhaaa, opo hubungane?"

Perkantoran di Cilandak, didengar pegawaqi lain yang 
bersyukur dia bukan orang Papua.

 Gimana? Menghibur kagak?
Sekian dulu ye, artikel di atas ane dapet dari buku judulnye:
Nguping Jakarta
Lebih lengkapnya bisa kunjungi blog mereka di ngupingjakarta.blogspot.com 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Satan Church / Gereja Setan di Jakarta

Film "Stay Alive"

manifestasi patah hati